Mengenal Musa Acuminata X Balbisiana

Pisang kepok yang akan diolah menjadi keripik pisang

TEKIWE – Musa Acuminata X Balbisiana, begitulah nama ilmiah pisang kepok atau yang lebih kita kenal sebagai pisang manurun di daerah Kalimantan.

Pisang kepok adalah salah satu jenis pisang yang masuk ke dalam kelompok kultivar ABB artinya pisang jenis ini termasuk ke dalam kelompok pisang olah atau plantain disebabkan tingginya kandungan patinya. Karena itu pisang kepok yang masih mengkal sangat baik diolah menjadi keripik pisang.

Umumnya masyarakat kita mengenal dua macam pisang kepok yaitu pisang kepok kuning dan pisang kepok putih. Sekalipun rasanya hampir sama namun pisang kepok kuning memiliki tekstur daging, penampakan dan kerenyahan yang lebih baik dari pisang kepok putih jika diolah menjadi keripik.

Keripik hasil olahan pisang kepok atau pisang manurun

Asal usul pisang kepok bermula dari negara Filipina hasil persilangan jenis Musa Acuminata dan Musa Balbisiana. Orang Filipina biasa menyebutnya Saba atau Sab-a ataupun Cardaba. Di daerah Bali menyebut pisang kepok dengan istilah Biu gedang saba. Orang Sumba Nusa Tenggara Timur menyebutnya Pisang Marmia. Kemudian di Malaysia menyebutnya dengan pisang nipah atau abu dan di Thailand menyebutnya dengan Kluai Hin.

Pisang Kepok memiliki rasa yang khas yakni manis-manis jambu. Artinya rasa manis yang dihasilkan oleh pisang kepok berbeda dengan pisang barangan atau pisang raja.

Karena memiliki rasa yang cukup manis dan juga tekstur yang bagus pisang kepok menjadi pilihan bagi pelaku usaha untuk memasarkan, mengolah maupun membudidayakan pisang kepok ini.

error: Content is protected !!